Jum’at Berkah Perhutani Banyuwangi Barat Lakukan Selamatan Awali Kegiatan Sadapan

    Jum’at Berkah Perhutani Banyuwangi Barat Lakukan Selamatan Awali Kegiatan Sadapan

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat mengadakan selamatan untuk mengawali kegiatan sadapan yang dihadiri Asisten Perhutani (Asper) Rogojampi, KRPH Bayu beserta jajaran, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Green Bayu Mandiri dan segenap penyadap di TPG Bayu - Bendo Dampit Petak 8a RPH Bayu BKPH Rogojampi, pada Jum’at (23/01/2026).

    Selamatan atau syukuran untuk mengawali pekerjaan di hari Jumat adalah tradisi baik yang menggabungkan nilai budaya dan agama, bertujuan memohon kelancaran, keberkahan, dan keselamatan dalam pekerjaan. Hari Jumat dianggap sebagai sayyidul ayyam (penghulu hari) yang penuh berkah, menjadikannya waktu yang sangat baik untuk memulai pekerjaan.

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat yang diwakili oleh Asper Rogojampi, Adi Raharjo mengatakan bahwa selamatan ini sebagai wujud syukur kehadirat Allah dimana tahun 2025 BKPH Rogojampi telah mencapai target pekerjaan dan telah mendapatkan apresiasi dari pimpinan.

    “Sekaligus dengan selamatan ini kita berdoa dengan usaha dan kerja keras dengan ridho Allah dapat dilancarkan pekerjaan tahun 2026 ini sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan, ” ujar Adi Raharjo.

    “Kami sampaikan terimakasih kepada segenap pimpinan Perhutani Banyuwangi Barat atas segala bentuk bimbingan dan arahan selama ini, kami juga apresiasi dan penghormatan setinggi tingginya kepada segenap karyawan, penyadap dan LMDH lingkup BKPH Rogojampi yang telah memberikan kinerja terbaiknya, ” ungkapnya.

    Sumanan Ketua Penyadap TPG Bayu sekaligus selaku Pengurus LMDH Green Bayu Mandiri menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung semua kegiatan Pengelolaan Hutan yang ada di RPH Bayu BKPH Rogojampi berdasarkan prinsip hutan lestari masyarakat pasti sejahtera.

    “Dalam melakukan pengelolaan hutan tersebut Perhutani selalu melibatkan masyarakat sehingga telah memberikan manfaat secara ekonomi pada masyarakat, tapi tidak meninggalkan kepentingan lingkungan hidup dengan terjaganya hutan dengan baik, jadi tidak ada alasan untuk tidak mendukung upaya pengelolaan hutan Perhutani, ” kata Sumanan.@Red. 

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Sedekah Rutin di Hari Jum’at Perhutani Banyuwangi...

    Artikel Berikutnya

    Sedekah Rutin di Hari Jum’at Perhutani Banyuwangi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka

    Ikuti Kami