Opening Meeting Penilaian Kinerja PHL Tahun 2026 KPH Banyuwangi Barat

    Opening Meeting Penilaian Kinerja PHL Tahun 2026 KPH Banyuwangi Barat

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat menggelar opening meeting penilaian kinerja PHL tahun 2026 yang dihadiri segenap Administratur, segenap Kepala Seksi, segenap Kasubsi, segenap Asisten Perhutani (Asper), segenap Kepala TPK dan segenap Kaur IT pada Perhutani KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan) di Aula Atas Kantor Perhutani Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Selasa (27/01/2026).

    Lead Auditor PHL, Tri Irawati menjelaskan bahwa Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Perhutani adalah sertifikasi wajib (mandatori) yang dilakukan untuk memastikan pengelolaan kawasan hutan oleh Perum Perhutani sesuai dengan standar kelestarian lingkungan, sosial, dan ekonomi.

    “Audit ini mencakup indikator seperti konservasi, hasil hutan, pemberdayaan masyarakat, dan legalitas, ” tegasnya.

    “Indikator yang akan diaudit meliputi Aspek Produksi yaitu Pengelolaan hasil hutan secara lestari, Aspek Ekologi yaitu perlindungan dan konservasi kawasan hutan, Aspek Sosial yaitu keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan dan Aspek Kelola yaitu transparansi dan tata kelola Perusahaan, ” pungkasnya.

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk dilakukan audit dalam rangka Pengelolaan Hutan Lestari yang dilakukan selama ini.

    “Audit PHL bisa menjadi potret pengelolaan hutan yang dilakukan KPH Banyuwangi Barat apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku baik aturan Internal Perhutani melalui Petunjuk Kerja Sistem Manajemen Perhutani (PK-SMPHT), aturan nasional (Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri) dan aturan Internasional tentang pengelolaan hutan lestari, ” jelas Muklisin.

    “Kegiatan ini akan dilakukan auditor selama 3 hari dimana pada hari pertama tanggal 27 Januari 2026 ini adalah opening meeting dilanjutkan dengan pemeriksaan dan kelengkapan berkas di kantor KPH, hari kedua tanggal 28 Januari 2026 adalah audit onsite di lapangan dan hari ketiga tanggal 29 Januari 2026 adalah closing meeting, ” pungkasnya.@Red

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Penghargaan Bergengsi Sunrise of Java Award...

    Artikel Berikutnya

    Auditor PHL Bidang Sosial Lakukan Audit...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam

    Ikuti Kami