Banyuwangi Barat – Perhutani KPH Banyuwangi Barat menerima penghargaan bergengsi Sunrise of Java (SoJ) Award 2026 dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh dan pihak yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Banyuwangi, penyerahan penghargaan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Jalan Sri Tanjung Nomor 1 Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu (28/01/2026).
Penyerahan Sunrise of Java (SoJ) Award 2026 diberikan kepada Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Muklisin S.Hut sebagai Tokoh Pendorong Pengembangan dan Perlindungan Kawasan Hutan yang juga dihadiri oleh Direktur Promosi Kebudayaan, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Undri, S.S., M.Si, Bupati Banyuwangi Ibu Ipuk Fiestiandani, Wabup Banyuwangi, Forkompimda Banyuwangi (Polresta, Kodim 0825, DPRD) dan segenap tamu undangan.
Dalam sambutannya Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, H. Samsudin Adlawi mengatakan bahwa anugerah Sunrise of Java telah berjalan selama empat kali penyelenggaraan dan pada tahun ini menjaring kurang lebih 100 “Sang Jawara”, yakni figur-figur inspiratif yang memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat Banyuwangi.
“Para nominator dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya mampu menginspirasi masyarakat, memberikan pelayanan dengan hati, serta berkontribusi secara continue dan berkelanjutan, dari 100 nominator tersebut, Jawa Pos Radar Banyuwangi menetapkan 36 penerima Anugerah SoJ tahun 2026 ini, ” jelas H. Samsudin Adlawi.
“Para Sang Jawara ini telah membawa banyak perubahan positif bagi Banyuwangi, Jawa Pos Radar Banyuwangi juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyuwangi atas dukungan dan fasilitas tempat yang diberikan, serta mengucapkan selamat kepada seluruh Sang Jawara yang menerima penghargaan, ” ujarnya.
Dalam sambutannya Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani menyampaikan bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah jika bekerja sendiri-sendiri dan Banyuwangi akan tertinggal. Untuk itu ia mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kerja sama.
“Jargon Banyuwangi adalah “Tandang Bareng”, dengan kebersamaan dan kolaborasi pekerjaan akan terasa lebih ringan menuju Banyuwangi yang jauh lebih baik, baik dari sisi kesehatan, kesejahteraan masyarakat, maupun kemajuan daerah, ” tegas Bupati Ipuk.
“Pemkab Banyuwangi mendorong seluruh pihak untuk terus melakukan inovas, bahwa capaian pada malam Anugerah SoJ ini bukan sekadar prestasi, melainkan momentum untuk memperkuat kerja sama yang harmonis demi kemajuan Kabupaten Banyuwangi, ” tuturnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi atas perhatian dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Banyuwangi melalui Anugerah Sunrise of Java, ” pungkasnya.
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin pada awak media menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang luarbiasa untuk Jawa Pos Radar Banyuwangi yang telah memberikan penghargaan Sunrise of Java Award 2026 kepada saya pribadi sebagai institusi Perhutani KPH Banyuwangi Barat.
“Semoga ini pelecut bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam rangka kegiatan pengelolaan sumber daya hutan sehingga fungsi hutan secara ekologi, ekonomi maupun sosial bisa berjalan secara proporsional sehingga terwujud hutan yang lestari dan memberikan manfaat yang sebesar besarnya untuk kemakmuran masyarakat Banyuwangi, ” pungkasnya.@Red.

Salsa