Perhutani Banyuwangi Barat Jalin Sinergitas Dengan Camat Songgon

    Perhutani Banyuwangi Barat Jalin Sinergitas Dengan Camat Songgon

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat melakukan kunjungan kerja ke Camat Songgon dalam rangka silaturahmi menjalin sinergitas dan kordinasi di kantor Kecamatan Songgon Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 287, Dusun Krajan, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis (09/04/2026).

    Kepala Perhutani (Administratur) yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) Rogojampi, Adi Raharjo mengatakan bahwa silaturahmi dan kordinasi yang dilakukan kepada Camat Songgon ini adalah untuk menjalin sinergitas antara Perhutani BKPH Rogojampi dengan Kecamatan Songgon yang selama ini memang terjalin dengan baik.

    “Setiap kegiatan yang dilakukan oleh Perhutani selalu mendapat dukungan dari Kecamatan Songgon mulai dari kegiatan penanaman bersama dalam kawasan hutan bahkan beberapa saat lalu kita bersama melakukan kegiatan patroli keamanan hutan, ” jelas Adi Raharjo.

    “Dalam pengelolaan hutan lestari yang berkelanjutan (sustainable) yang dilakukan Perhutani harus memberikan manfaat secara lingkungan atau ekologi (planet) dimana harus melibatkan masyarakat dan berfungsi sosial (people) dan pada akhirnya harus memberikan manfaat sebesar besarnya bagi masyarakat dan perusahaan, ” tuturnya.

    “Dalam pengelolaan hutan berkelanjutan tersebut Perhutani tidak bisa sendirian jadi harus juga melibatkan multi stakeholder dalam hal ini adalah Kecamatan Songgon, tentunya dengan harapan hutan lestari masyarakat sejahtera, ” pungkasnya.

    Camat Songgon, Fidrin menyambut baik kedatangan dari Perhutani BKPH Rogojampi beserta jajaran ke tempat kerjanya dalam rangka menjalin sinergitas dengan harapan dapat menjaga dan melestarikan hutan tapi tetap mensejahterakan masyarakat disekitar hutan yang berada dalam wilayah administrative Kecamatan Songgon.

    “Diantara 9 Desa yang berada diwilayah Kecamatan Songgon terdapat 6 Desa yang berada disekitar hutan seperti Desa Balak, Bangunsari, Bayu, Sragi, Sumberarum dan Sumberagung bahkan terdapat beberapa dusun dalam Desa tersebut berada dalam kawasan hutan, ” ujar Camat Songgon.

    “Mata pencaharian masyarakat disekitar hutan tersebut sebagian menggantungkan perekonomiannya dari hasil dalam kawasan hutan, misalnya sebagai penyadap pinus atau damar, sebagai pesanggem atau petani hutan system tumpangsari, petani porang dan empon dalam pemanfaatan lahan dibawah tegakan (PLDT) dan lain sebagainya, ” terangnya.

    “Untuk itu mari kita jaga hutan kita sebaik mungkin agar lestari sehingga bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat terutama yang berada disekitar hutan, ” ungkapnya.

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Gali Potensi Wisata, Perhutani Banyuwangi...

    Artikel Berikutnya

    Kembangkan Wisata Gunung Rante, Perhutani...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam

    Ikuti Kami