Jakarta - Arab Saudi mencatatkan rekor dunia baru setelah musholla gantung tertinggi yang berada tak jauh dari Masjidil Haram, Makkah resmi dibuka.
Tempat ibadah dengan arsitektur megah itu menawarkan pemandangan Masjidil Haram dan landmark keislaman lainnya.
Dikutip dari Gulf News, Guinnes World Records mengakui musholla tersebut sebagai tempat salat gantung tertinggi di dunia dengan ketinggian 483 meter di atas permukaan laut.
“Terletak di dalam jembatan yang menghubungkan dua menara Hotel Address Jabal Omar Mecca, ruang salat bukan hanya sebuah prestasi teknik, tetapi juga bukti kecerdikan arsitektur dan kehebatan kreatif, ” tulis Gulf News yang ditulis pada Selasa 23 Januari 2024.
Musholla gantung tertinggi di dunia ini memadukan desain tradisional Arab dengan kemewahan modern. Sejumlah kaligrafi menghiasi interior bangunan tersebut sehingga mampu meningkatkan kesucian ruangan dengan nama Allah dan mencerminkan kekayaan warisan Islam.
Pihak pengelola mengatakan, musholla dengan luas 550 meter persegi itu bisa menampung 520 orang. Mereka mengklaim jemaah yang salat di tempat tersebut akan merasakan pengalaman spiritual yang berbeda.
Musholla gantung ini menggunakan teknologi tinggi saat pembuatannya, musholla gantung itu memiliki bobot 650 yang menghubungkan menara kembar hotel di lantai 36, 37, dan 38.
Dengan lokasi utama yang berpusat di menara kembar hotel, Sky Mussallah benar-benar menakjubkan dan merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi semua orang yang datang ke kota Mekkah.
Apa Makna Filosofis dari Musholla gantung (Sky Mussallah) tertinggi di dunia?
Musholla gantung (Sky Mussallah) tertinggi di dunia memiliki makna filosofis sebagai berikut:
- Kedekatan dengan Allah:
Musholla yang terletak di ketinggian 483 meter di atas permukaan laut ini melambangkan keinginan manusia untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT. Ketinggiannya yang luar biasa mengingatkan kita bahwa Allah SWT berada di atas segala sesuatu. - Kesadaran spiritual: Musholla gantung ini mengajak kita untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan menghubungkan diri dengan Tuhan. Lokasinya yang unik dan pemandangan indah Ka’bah dan Masjidil Haram menciptakan suasana yang kondusif untuk beribadah dan bermeditasi.
- Transendensi: Ketinggian musholla ini juga melambangkan transendensi, yaitu kemampuan manusia untuk melampaui batas-batas duniawi dan mencapai tingkat spiritual yang lebih tinggi.
- Kesederhanaan dan keindahan: Arsitektur musholla yang modern dan tradisional Arab ini menunjukkan bahwa keindahan dan kesederhanaan dapat bersatu dalam menciptakan ruang ibadah yang indah dan bermakna.
Dengan demikian, Sky Mussallah atau Musholla Gantung bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga simbol spiritualitas, kesadaran, dan kedekatan dengan Allah SWT.@Red.
Oleh: Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL.

Salsa