Seminar Internasional Tentang Lingkungan, Perhutani Banyuwangi Barat Diundang Menjadi Pemateri

    Seminar Internasional Tentang Lingkungan, Perhutani Banyuwangi Barat Diundang Menjadi Pemateri

    Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat menerima dengan baik Ketua Panitia Seminar Internasional didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Banyuwangi dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Perikanan (BEM-FPP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag 45) Banyuwangi di ruang kerja Administratur KPH Banyuwangi Barat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Kamis (15/01/2026).

    Seminar Internasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2026 ini mengusung tema "Dampak Sosial Ekologis Alih Fungsi Lahan dan Peran Strategis Generasi Muda" diselenggarakan di Aula Untag 45 Banyuwangi dan sebagai narasumber tidak hanya dari Perhutani Banyuwangi Barat saja tapi juga dari University of Queensland, Principal Scientist CIFOR Indonesia dan terbuka untuk umum terutama para milenials.

    Icha Putri Andiani selaku panitia kegiatan mengatakan bahwa pihaknya memandang bahwa Perhutani Banyuwangi Barat telah melakukan kegiatan pengelolaan hutan dengan baik dan telah memberikan kontribusi perbaikan pada lingkungan hidup di Banyuwangi tidak hanya didalam kawasan hutan yang dikelolanya tapi juga diluar kawasan hutan seperti seringnya melakukan kegiatan penanaman bersama dengan instansi baik Pemerintahan, Instasi Vertikal, TNI dan Polri yang ada di Banyuwangi.

    “Seminar Internasional ini bertujuan untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai fenomena alih fungsi lahan bagi akademisi dan praktisi, terutama memberikan pemahaman bagi para pelajar dan mahasiswa tentang pentingnya menjaga kelestaria alam dan lingkungan, ” tutur Icha.

    “Sebagai narasumber adalah Carissa Klein, Affiliate of Centre for Marine Science, University of Queensland, Prof. Daniel Murdiyarso, Ph. D. Professor Geophysics and Meteorology IPB and Principal Scientist CIFOR, Indonesia secara online. Muklisin, S.Hut, . Administratur KPH Banyuwangi Barat dan Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi secara offline, ” jelasnya.

    Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin mengucapkan terimakasih atas invitasi sebagai narasumber dalam kegiatan seminar internasional ini dan memberikan apresiasi kepada panitia yang telah didukung oleh GMNI Banyuwangi dan FKK Untag 45 Banyuwangi yang telah peduli pada lingkungan hidup dengan menyelenggarakan seminar ini.

    “Ini selaras dengan Tata Nilai AKHLAK Perhutani Group yaitu Kolaboratif dengan mendorong kerja sama yang sinergis dan memberi kesempatan berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerjasama dan menggerakkan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama, ” jelas Muklisin.

    “Dalam seminar ini menjadi ajang bagi kami untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya lingkungan hidup dalam hal ini pengelolaan sumber daya alam dengan menjaga eksistensi dan fungsi hutan seperti yang biasa dan gencar kami lakukan pada setiap kesempatan sebelumnya, ” tegasnya.

    “Dalam pengelolaan hutan lestari yang dilakukan oleh Perhutani yang paling utama adalah memberikan manfaat secara lingkungan atau berfungsi ekologi (planet) dengan melibatkan dan memberi manfaat pada masyarakat atau berfungsi sosial (people) dan pada akhirnya memberikan keuntungan (profit) sebesar besarnya untuk masyarakat dan perusahaan, dengan prinsip hutan lestari masyarakat sejahtera, ” pungkasnya.@Red. 

    Salsa

    Salsa

    Artikel Sebelumnya

    Perhutani Lawu Ds Lepas Mahasiswa Praktik...

    Artikel Berikutnya

    Perhutani Lawu Ds Dukung Tradisi Labuhan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Perhutani Probolinggo Gelar Pelantikan dan Pisah Sambut Pejabat Lingkup KPH Probolinggo
    Advokat H. Subaidi Soroti Kasus Pengejar Jambret Jadi Tersangka di Sleman
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Perhutani Madura Gelar Kick Off Tahun 2026 dan Tasyakuran di Pamekasan

    Ikuti Kami